top of page
  • Writer's pictureAdmin

Tips Bicara di Depan Umum Biar Penampilanmu Berkesan


Halo sobat Jasa Lengkap!

Bicara di depan umum memang menjadi momok bagi banyak orang. Bagaimana tidak, tampil seorang diri di hadapan banyak orang, di panggung yang tinggi, dengan suara menggelegar dari sound system, sudah cukup bikin keringat dingin mengucur dan lutut bergetar hebat. Belum lagi, tatapan mata penonton bikin percaya dirimu hilang seketika. Pikiran negatif juga jadi muncul tiba-tiba.

"Gimana ya kalau sampai salah ngomong"

"Gimana ya kalau ditertawakan"

Nah, supaya kamu lebih siap dan enggak takut untuk bicara di depan umum, mimin punya tips untuk bicara di depan umum. Penasaran? Simak sampai habis ya!


1) Gugup? Wajar kok. Sering latihan aja!

Menurut Malcolm Gladwell dalam bukunya What The Dog Saw, ada dua reaksi manusia saat gugup. Kedua reaksi itu adalah panic dan choking. Panic adalah reaksi saat kamu ngeblank alias tiba-tiba engga tau mau ngomong apa, sedangkan choking adalah reaksi saat kamu jadi overthinking di atas panggung. Walaupun kelihatannya choking lebih baik, tapi sebenarnya baik choking maupun panic sama-sama berbahaya loh.

Saat kamu panic, jelas posisimu di atas panggung menjadi sangat berbahaya karena kamu jadi tidak tahu harus bicara apa. Tapi saat choking, meskipun kamu jadi overthinking, kamu jadi takut berlebihan untuk mengungkapkan sesuatu sehingga gesturmu di atas panggung jadi terlihat aneh dan juga pesan yang ingin disampaikan jadi gagal.

Supaya kamu bisa terhindar dari jebakan panic dan choking, kamu harus sering-sering latihan bicara, lebih bagus lagi di depan umum. Dengan sering berlatih, kamu jadi terbiasa dengan keadaan sehingga kamu dapat menemukan cara yang paling efektif bagi kamu untuk mengatasi rasa gugup tersebut.


2) Susun Materi Bicaramu Secara Runut

Sebelum bicara di depan umum, lebih baik kamu tuliskan atau setidaknya buat garis besar apa saja yang ingin dibicarakan lengkap dengan urutannya. Dengan cara ini, kamu bisa memastikan bahwa materi yang kamu sampaikan terurut, jelas, dan mudah diikuti serta dicerna audience. Kamu bisa melakukannya di atas kertas, di notes pada smartphone, atau bahkan di dalam kepalamu apabila kamu sudah terlatih.


3) Berikan cerita menarik yang memancing emosi

Memancing emosi adalah jurus paling jitu mendapat perhatian dari audience. Emosi di sini tidak harus sedih, tapi bisa juga humor atau yang memancing adrenalin. Bangkitkan emosi audience melalui cerita menarik yang bisa memancing emosi. Tapi ingat, sesuaikan dengan tema materimu ya.


4) Perhatikan ekspresi audiencemu

Saat berbicara, perhatikan baik-baik ekspresi audiencemu. Apakah mereka mengantuk? Merasa bosan? Main HP? Atau memperhatikanmu dengan penuh senyuman dan ikut tertawa saat kamu melontarkan candaan? Ekspresi audience adalah feedback paling jelas atas bagaimana caramu menyampaikan materi. Jadikan itu sebagai pelajaran atas bagaimana seharusnya kamu berbicara di depan umum di kesempatan berikutnya.

Apabila memungkinkan, kamu juga bisa mengambil tindakan spontan saat kamu melihat ada yang tidak beres dengan audiencemu. Kamu bisa berhenti sejenak dari materi dan menyampaikan cerita lucu, kamu bisa mengajak audiencemu berolahraga ringan sejenak, atau melakukan gimmick-gimmick tertentu yang menarik perhatian audience.


5) Gestur adalah koentji!

Yup! Gestur itu penting banget saat kamu bicara di depan umum. Gerakan tangan, tatapan mata, bahkan gerak-gerik kecil di atas panggung turut memengaruhi persepsi audience terhadapmu. Jangan kaku apalagi sampai 100% membaca teks di atas panggung. Kuasai baik-baik materimu dan resapi dalam pikiranmu. Dengan begitu, secara otomatis tubuhmu akan bergerak dinamis sesuai materi yang kamu sampaikan.


Demikian tips bicara di depan umum dari mimin Jasa Lengkap. Buat kamu yang pengen berlatih lebih intensif soal public speaking, di Jasa Lengkap sudah ada pelatih public speaking berpengalaman loh! Yuk cari sekarang di Jasa Lengkap. Harga jelas, terhubung langsung dengan penyedia, tanpa biaya layanan.

Butuh jasa? Jasa Lengkap aja!

0 comments

Comments


bottom of page